Pada zaman Nabi Muhammad SAW, ada seorang nenek yang suka memungut sampah di depan masjid. Nabi Muhammad menghargai pekerjaannya dan menganggapnya sebagai anggota berharga dalam komunitas Muslim. Ketika nenek tersebut meninggal, Nabi Muhammad merasa sedih dan pergi ke makamnya untuk mendoakannya. Tindakan Nabi Muhammad menunjukkan bahwa setiap orang, terlepas dari status sosial atau pekerjaan mereka, layak mendapatkan penghormatan dan martabat. Doa dari Nabi Muhammad untuk nenek tersebut mengingatkan kita bahwa kita semua harus saling berlaku baik dan penuh kasih sayang satu sama lain. Contoh dari Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada kita bahwa kita semua harus berusaha untuk menjadi baik dan membantu orang lain, bahkan mereka yang berbeda dengan kita. Doa dari Nabi Muhammad untuk nenek tersebut menunjukkan bahwa kita semua sama di mata Allah. (Artikel ini ditulis oleh Admin)
Untuk kisah lebih lengkapnya simak dalam video Buya Yahya berikut ini : https://www.youtube.com/watch?v=OhP9Ui1Rvhs

RABU WEKASAN – Tidak ada instruksi khusus dari Nabi Muhammad (saw) tentang praktik Rebo Wekasan. Praktik ini didasarkan pada kisah seorang pria saleh yang menerima wahyu bahwa sebuah bencana akan menimpa dunia pada hari Rabu terakhir bulan Safar. Pria tersebut menyarankan orang-orang untuk berdoa dan bersedekah untuk menghindari bencana tersebut. Beberapa ulama berpendapat bahwa praktik ini merupakan bentuk bid’ah (inovasi) karena tidak didasarkan pada perintah Nabi. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa praktik ini diperbolehkan jika tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Jika Anda tidak percaya pada praktik ini, tidak ada masalah jika Anda tidak berpartisipasi.




