
Kerakusan Adalah kefaqiran yang tersembunyi.
Pos Terkait
-
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-21
Sebab sesuatu yang haram adalah sangat kotor di hadapan Allah.
-
MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 22
“Masa depan yang sesungguhnya adalah kebahagiaan kelak di akhirat. Sungguh beruntung orang tua yang menyadari masa depan anaknya yang sesungguhnya. Akan tetapi, alangkah banyaknya orang tua yang hanya berpikir untuk kehidupan anaknya saat di dunia dan lalai akan bekalnya di akhirat. Mari kita tanya diri kita sendiri, di mana anak kita sekolah? Dengan siapa mereka …
-
Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke – 15
“Mengingat dosa serta menyesalinya lebih menghidupkan hati daripada memperbanyak amal kebaikan tanpa merenungi dosa. Alangkah banyaknya orang beribadah dengan sesuatu yang haram tanpa ia sadari. Ia merasa mendapat ridha dari Allah, padahal ia dimurkai oleh Allah.” (Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke – 15)
-
Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke 13
“Silaturahmi jasad yang tidak disertai silaturahmi hati bisa menambah kerusakan hati. Alangkah banyaknya orang yang bersilaturahmi jasad. Akan tetapi, di saat berpisah justru mendapatkan bahan baru untuk menggunjing, membenci, dan mendengki, buah dari yang dilihat saat bertemu.” Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke 13
-
MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 75
“Jangan berprasangka buruk Kepada Allah SWT di saat memohon dan belum tampak terkabulkan. Mungkin Allah telah mengganti dengan hal lain yang lebih engkau perlukan atau Allah telah menyiapkan untukmu pengabulan di akhirat nanti.” [MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 75]