
Pos Terkait
-
MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 22
“Masa depan yang sesungguhnya adalah kebahagiaan kelak di akhirat. Sungguh beruntung orang tua yang menyadari masa depan anaknya yang sesungguhnya. Akan tetapi, alangkah banyaknya orang tua yang hanya berpikir untuk kehidupan anaknya saat di dunia dan lalai akan bekalnya di akhirat. Mari kita tanya diri kita sendiri, di mana anak kita sekolah? Dengan siapa mereka …
-
Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke-19
“Kematian adalah sesuatu yang kedatangannya sangat diyakini oleh semua manusia. Akan tetapi banyak perilaku manusia yang menunjukkan seolah ia tidak mempercayai kehadirannya. Kezhaliman kepada sesama atau kemaksiatan kepada Allah adalah karena lupanya seseorang akan kematian. Sungguh mengingat kematian akan menghantarkan seorang hamba untuk semakin khusyu’ kepada Allah dan semakin indah dengan sesama.” (Mutiara Hikmah Buya …
-
Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke 07
“Pernahkah kita sadari saat ada salah satu dari sahabat atau sanak keluarga kita yang mengingatkan kita akan sebuah kesalahan? Lalu, jika tiba-tiba kita merasa tidak nyaman dengannya, maka pastikan kalau diri kita adalah termasuk orang yang sombong.”
-
MENATA HATI – MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-01
“Menata hati agar senantiasa sadar akan kekurangan diri akan meredam luapan keinginan untuk melihat cela orang lain dengan mata meremehkan.”
-
MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE – 78
“Ketika Allah mengambil sesuatu dari hamba-Nya, bukan berarti Allah membutuhkan. Akan tetapi, karena Allah ingin menggantinya dengan yang lebih di suatu saat nanti. Entah esok, lusa, atau di akhirat. Maka, tabahlah dengan ujian Allah, jangan berprasangka buruk.”