Langsung ke konten
  • Streaming Radioqu
  • Galeri
  • Kontak Kami
Buya Yahya
  • Home
  • Profile
  • Agenda
  • Info Al-Bahjah
  • Artikel
    • Oase Iman
    • Mutiara Hikmah
    • Buya Yahya Menjawab
    • Risalah Buya
  • Audio
    • Oase Iman Audio
  • Video
    • Video Buya Yahya
  • Beranda
  • Mutiara Hikmah
  • Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-21

Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-21

Mutiara Hikmah·Oktober 31, 2024

Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-21

Sebab sesuatu yang haram adalah sangat kotor di hadapan Allah.

Bagikan ini Facebook Twitter Google+Buffer

Pos Terkait

  • Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke-19

    “Kematian adalah sesuatu yang kedatangannya sangat diyakini oleh semua manusia. Akan tetapi banyak perilaku manusia yang menunjukkan seolah ia tidak mempercayai kehadirannya. Kezhaliman kepada sesama atau kemaksiatan kepada Allah adalah karena lupanya seseorang akan kematian. Sungguh mengingat kematian akan menghantarkan seorang hamba untuk semakin khusyu’ kepada Allah dan semakin indah dengan sesama.” (Mutiara Hikmah Buya …

  • Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke-18

    “Sudahkah engkau sadari satu embusan nafas yang engkau embuskan akan mengurangi kesempatan untuk memohon ampunan kepada Allah sekaligus menjadi langkah pasti engkau menuju kematian? Maka janganlah embuskan nafas kecuali dibarengi dengan penyesalan akan segala dosa dan peningkatan ketaatan, untuk menggapai kebahagiaan setelah kelak tidak ada nafas lagi yang engkau embuskan.” ( Mutiara Hikmah Buya Yahya …

  • Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke – 15

    “Mengingat dosa serta menyesalinya lebih menghidupkan hati daripada memperbanyak amal kebaikan tanpa merenungi dosa. Alangkah banyaknya orang beribadah dengan sesuatu yang haram tanpa ia sadari. Ia merasa mendapat ridha dari Allah, padahal ia dimurkai oleh Allah.”  (Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke – 15)

  • MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-81

    MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-81

    MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-81 “Ribuan kilo jarak yang kita tempuh dimulai dari selangkah yang pasti dan seseorang tidak akan sampai puncak kecuali telah dengan pasti menginjak kaki gunung. Untuk sampai kepada Allah harus kita mulai dengan kebaikan-kebaikan yang bisa kita lakukan sekecil apa pun, dengan pasti dan tanpa henti.”

  • MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 74

    MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 74

      “Musibah besar yang Allah timpakan kepada seorang hamba adalah di saat dicabutnya kerinduan dalam melakukan kebaikan lalu diganti dengan kerinduan melakukan kejelekan.”  

Pos-pos Terbaru

  • QURBAN DI AL- BAHJAH
  • BACAAN MUROQI (BILAL) DAN DOA SHALAT TARAWIH SERTA NIAT BERPUASA RAMADHAN
  • MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-30
  • MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-29
  • MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-24

BULETIN

Pos-pos Terbaru

  • QURBAN DI AL- BAHJAH
  • BACAAN MUROQI (BILAL) DAN DOA SHALAT TARAWIH SERTA NIAT BERPUASA RAMADHAN
  • MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-30
@2012 Media Al-Bahjah
Supported by Sirup TJAMPOLAY