Penting untuk menghormati Kalam Allah, bahkan jika tertera pada mushaf yang sudah tua. Di masa lalu, mushaf yang sudah tidak dalam kondisi baik dibakar untuk mencegah penyebaran versi Quran yang tidak akurat atau bertentangan. Jika mushaf yang sudah tua tidak dapat dibaca lagi, sebaiknya dibakar dengan cara yang terhormat. Jika pembakaran tidak mungkin dilakukan, mushaf sebaiknya dihancurkan dengan cara lain yang memastikan kalam Allah tidak dihina. (Artikel ini dibuat oleh Admin, dari video Buya Yahya berikut ini)
Simak selengkapnya dalam video berikut ini :
Jika seseorang memberi Anda sesuatu tanpa adanya kesepakatan, itu dianggap sebagai hadiah. Ini berlaku baik untuk uang maupun jasa. Anda tidak berkewajiban untuk mengembalikan hadiah. Jika seseorang mencoba mengumpulkan hadiah sebagai utang, Anda tidak harus membayarkan kepada mereka. Mengembalikan hadiah dianggap sebagai perbuatan baik, tetapi Anda tidak berkewajiban untuk melakukannya. (Artikel dibuat oleh admin, untuk penjelasan lebih lengkap simak video Buya Yahya berikut ini)
Ada jamaah yang bertanya kepada Buya Yahya tentang pendapat Buya Yahya, apakah kita tetap harus membantu palestina dengan berdonasi karena diisukan bahwa donasi kita akan sampai kepada hamas, sedangkan hamas adalah teroris menurut negara barat.
Melihat orang lain dalam penderitaan seharusnya membuat kita merasa sedih dan ingin membantu. Iman yang sejati ditandai dengan kasih sayang kepada sesama. Orang Palestina menderita, tetapi penderitaan mereka akan mendapat pahala dari Allah. Kita tidak boleh hanya menonton berita dan tidak merasa apa-apa. Kita seharusnya berdoa untuk orang Palestina. Doa kita harus tulus. Berdoa untuk orang Palestina akan membantu pertumbuhan spiritual kita. Kita seharusnya berdoa untuk orang Palestina setiap kali kita berdoa. Kita juga seharusnya memberikan sumbangan untuk membantu orang Palestina. Memberikan sumbangan kepada orang Palestina adalah cara untuk menunjukkan dukungan dan belas kasihan kita. (artikel dibuat oleh admin, diambil dari intisari video Buya Yahya berikut ini. Simak video lengkapnya dibawah sini)