Warning: Undefined array key "WP_Widget_Recent_Comments" in /home/yogaforb/buyayahya.org/wp-content/themes/landingpress-wp/inc/frontend.php on line 831
Mafahim AlBahjah – Laman 3 – Buya Yahya

Khutbah Jum’at Sudah Mulai, Haruskah Tetap Sholat Tahiyatul Masjid? | Buya Yahya Menjawab

Dalam mazhab Syafi’i, salat tahiyatul masjid tetap dianjurkan untuk dilakukan meskipun khotbah sudah dimulai. Hal ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad saw. yang menganjurkan untuk melakukan salat tahiyatul masjid saat memasuki masjid. Dalam video ini, Buya Yahya juga menyampaikan kisah Ibnu Hazm, seorang ulama besar yang awalnya tidak melakukan salat tahiyatul masjid setelah khotbah dimulai dan Ibnu Hazm ditegur oleh seorang ulama lain untuk melakukan sholat tahiyatul masjid terlebuh dahulu, dilain kesempatan dan dilain masjid ibn hazm juga ditegur karena mendirikan sholat tahiyatul masjid. Hal ini membuat Ibn Hazm bingung dan memacu beliau untuk mendalaminya, hingga akhirnya beliaupun menjadi ulama. Sampai akhirnya Ibn Hazmpun menyadari bahwa ada perbedaan ulama terkait hal ini. Buya Yahya juga mengingatkan agar para ustaz tidak mengeluarkan fatwa yang dapat membuat umat bingung, terutama bagi umat yang mengikuti mazhab Syafi’i. Untuk selengkapnya silahkan simak video Buya Yahya berikut ini agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Ibu Tidak Membagi Warisan, Malah Menggunakannya Sendiri | Buya Yahya Menjawab

Penting untuk memahami konteks situasi sebelum membuat asumsi tentang niat ibu tersebut. Ibu mungkin menggunakan waris untuk alasan yang sah, seperti melindungi anak-anaknya dari kesulitan keuangan. Jika ibu tidak membagi waris dengan benar, para pewaris sebaiknya mendekatinya dengan cara yang hormat dan pengertian. Mereka seharusnya berusaha menemukan solusi yang adil bagi semua pihak yang terlibat. Penting untuk menghindari konflik dan sikap bermusuhan saat menangani perselisihan keluarga. Tujuannya seharusnya adalah menyelesaikan masalah dengan cara yang mempertahankan hubungan antara anggota keluarga. (artikel ini dibuat oleh admin dari video Buya Yahya di bawah ini)

 

 

 

 

 

Simak video Buya Yahya berikut agar mendapatkan pemahaman yang utuh.

Bolehkah Menonton Video Porno Sendiri Sebelum Bercinta? | Buya Yahya Menjawab

Menonton pornografi dapat menyebabkan penurunan hasrat seksual terhadap pasangan. Hal ini karena pornografi dapat menciptakan harapan yang tidak realistis tentang apa yang dianggap menarik secara seksual. Penting untuk menjaga mata agar tetap bersih untuk mempertahankan hasrat seksual yang sehat. Ini berarti menghindari melihat pornografi atau materi seksual eksplisit lainnya. Juga penting untuk mempertimbangkan perasaan pasangan selama hubungan seksual. Ini termasuk menjaga kebersihan, memperhatikan kebutuhan mereka, dan meluangkan waktu untuk membangun kedekatan. Namun bagaimana jika video porno yang dilihat adalah milik sendiri? Apakah diperbolehkan? Simak nasehat Buya Yahya dalam video berikut ini :

Kecewa Dengan Orang Lain, Bagaimana Cara Memaafkannya?

Akar penyebab kekecewaan terhadap orang lain adalah menetapkan harapan yang tidak realistis pada mereka. Ketika kita mengharapkan seseorang menjadi atau melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan atau keinginan mereka, kita sedang menyiapkan diri untuk kekecewaan. Kunci untuk menghindari kekecewaan adalah membatasi harapan kita pada orang lain. Kita sebaiknya fokus pada apa yang dapat kita kendalikan, yaitu perilaku dan sikap kita sendiri. Alih-alih memusatkan perhatian pada apa yang orang lain dapat lakukan untuk kita, kita sebaiknya fokus pada apa yang dapat kita lakukan untuk mereka. Ketika kita fokus pada memberikan kepada orang lain, kita lebih mungkin mengalami kegembiraan dan kepuasan dalam hubungan kita. Memaafkan orang lain sangat penting untuk kesejahteraan kita sendiri. Saat kita menahan kemarahan dan dendam, kita hanya menyakiti diri kita sendiri. (Artikel ini dibuat oleh admin diambil dari intisari video Buya yahya berikut ini)

Simak selengkapnya dalam video berikut ini :

Saudara Pergi ke Dukun, Apakah Amalnya Berkurang? | Buya Yahya Menjawab

Penting untuk kesyirikan dan terus belajar tentang Islam agar terhindar dari jatuh ke dalam syirik. Mengunjungi seorang dukun adalah bentuk syirik. Ini karena diyakini bahwa seseorang selain Allah memiliki kekuatan untuk menyelesaikan masalah. Ada perbedaan antara seorang dukun dan seorang kyai. Seorang dukun adalah seseorang yang mempraktikan ilmu hitam atau bentuk lain dari sihir. Seorang kyai adalah seorang ulama yang mungkin memiliki pengetahuan tentang hikmah atau pengetahuan spiritual. Namun, bahkan seorang kiai dapat melakukan syirik jika mereka tidak mengikuti ajaran Islam. Jika Anda melihat seseorang pergi ke dukun, jangan mencemooh atau mengejek mereka. Sebaliknya, cobalah untuk memberi pemahaman kepada mereka tentang bahaya syirik. (Artikel dibuat oleh admin, dari intisari video Buya yahya berikut ini)

Simak videonya untuk mendapatkan penjelasan lebih utuh :

Wudhu Tapi Tidak Tiga Kali Basuhan, Apakah Sah? | Buya Yahya Menjawab

Jumlah mencuci yang diperlukan untuk setiap bagian wudu adalah satu. Mencuci lebih dari sekali merupakan sunnah (disarankan), tetapi tidak diwajibkan. Jika Anda tidak yakin apakah telah mencuci bagian tubuh dengan cukup, Anda tidak perlu memulai dari awal. Cukup mencuci bagian tersebut lagi. Jika Anda menyadari bahwa Anda telah melewatkan bagian tubuh setelah selesai wudu, Anda hanya perlu mencuci bagian tersebut. Jangan takut terhadap waswas (keraguan). Jika Anda tidak yakin apakah telah mencuci bagian tubuh dengan benar, cukup mencucinya lagi. (Artikel dibuat oleh admin dari video Buya Yahya dibawah ini.)

Simak videonya disini agar tidak salah pemahaman : https://www.youtube.com/watch?v=FTirPL9Mrtg

Jika Pemboikotan Produk Israel Berujung PHK Masal, Bagaimana Solusinya? | Buya Yahya Menjawab

Buya Yahya mendorong umat Muslim untuk mendukung rakyat Palestina dengan cara apa pun yang mereka bisa. Beliau menyarankan agar umat Muslim dapat melakukannya dengan mendoakan rakyat Palestina, menyumbangkan uang untuk mendukung mereka, dan melakukan boikot terhadap produk-produk Israel.

Buya Yahya percaya bahwa boikot terhadap produk Israel adalah cara yang efektif untuk melawan ketidakadilan. Beliau berpendapat bahwa dengan melakukan boikot terhadap produk Israel, dapat membantu mengurangi permintaan akan barang dan jasa Israel, yang dapat memberikan tekanan ekonomi pada pemerintah Israel.

Buya Yahya mengakui bahwa boikot terhadap produk Israel dapat menyebabkan kehilangan pekerjaan. Namun, beliau yakin bahwa manfaat dari boikot terhadap produk Israel lebih besar daripada PHK itu sendiri. Dan hal ini justru akan mendorong ekonomi masyarakat, produk lokal meningkat, karena banyaknya permintaan.

Buya Yahya mendorong umat Muslim untuk bersabar dan gigih dalam mendukung rakyat Palestina. Beliau yakin bahwa pada akhirnya, rakyat Palestina akan mencapai kebebasan dan keadilan. (Artikel ini dibuat oleh admin, diambil dari intisari video Buya Yahya dibawah ini).

Simak selengkapnya video Buya Yahya disini :  https://www.youtube.com/watch?v=QF46jwh2Xdc

Tim Sukses Calon Pemimpin Menjelekkan Calon Pemimpin Lain | Buya Yahya Menjawab

Jangan merendahkan orang lain untuk membuat dirimu terlihat baik. Jika kamu memiliki kualitas yang baik, tidak perlu menjatuhkan orang lain untuk mempertegas dirimu. Bahkan, melakukannya hanya akan membuatmu terlihat buruk. Fokuslah pada promosi kelebihan kandidatmu sendiri. Jangan sia-siakan waktu dan energi untuk mencoba menjatuhkan kandidat lain. Sebaliknya, fokuslah pada menyoroti kualitas positif dari kandidat yang kamu dukung. Berikan penghargaan terhadap pilihan orang lain, meskipun kamu tidak setuju. Penting untuk diingat bahwa setiap orang berhak atas pendapatnya sendiri. Meskipun kamu tidak setuju dengan pilihan kandidat seseorang, tetaplah hormati keputusan mereka. (Artikel ini dibuat oleh admin dari intisari video Buya Yahya dibawah ini).

Simak video lengkapnya disini :  https://www.youtube.com/watch?v=ZAQuntro-Ec

ISLAM TAPI TIDAK MENDUKUNG PALESTINE? DIMANAKAH HATIMU? | BUYA YAHYA

Muslim memiliki kewajiban moral untuk mendukung perjuangan Palestina. Kewajiban ini didasarkan pada prinsip Islam tentang ummah, yang mengacu pada komunitas Muslim global. Semua Muslim dianggap sebagai saudara dan saudari, dan mereka memiliki tanggung jawab untuk membantu satu sama lain di saat-saat kesulitan. Ada tiga tingkatan dukungan untuk perjuangan Palestina. Tingkatan tertinggi adalah mengorbankan nyawa, tubuh, atau harta untuk perjuangan tersebut. Tingkatan kedua adalah mendonasikan uang untuk mendukung rakyat Palestina. Tingkatan ketiga adalah melakukan boikot terhadap produk-produk Israel. Meskipun Anda tidak dapat mendukung perjuangan Palestina secara signifikan, Anda masih dapat memberikan dampak dengan melakukan boikot terhadap produk-produk Israel. Hal ini dikarenakan ekonomi Israel sangat bergantung pada ekspor, dan boikot dapat merugikan pemerintah Israel dan pendukungnya. Simak selengkapnya dalam video Buya Yahya berikut ini :