Dalam Islam, seorang suami memiliki kewajiban untuk menyediakan kebutuhan dasar istrinya, termasuk makanan, pakaian, tempat tinggal, dan perawatan medis. Seorang suami memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah bagi istrinya, namun jika dia tidak mampu melakukannya, maka istrinya berhak untuk meminta cerai darinya. Seorang istri seharusnya tidak mengeluh tentang ketidakmampuan suaminya dalam memberikan nafkah, melainkan seharusnya fokus untuk mendukung dan membantu suaminya mencari pekerjaan sebagai bentuk cinta dan kasih sayangnya kepada suaminya, dan juga akan membantu suaminya merasa lebih percaya diri dan mampu. Namun, jika seorang istri memilih untuk bersabar dan bekerja untuk membantu suaminya, dia akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. (Artikel ini dibuat oleh admin, selengkapnya simak video Buya Yahya dibawah ini)
Pos Terkait
-
Ingin Cerai karena Dituduh Selingkuh oleh Pasangan – Buya Yahya Menjawab
Tidak diperbolehkan bagi seorang suami untuk menuduh istrinya berzinah. Ini adalah dosa serius, dan dapat memiliki dampak yang menghancurkan pada kesejahteraan mental dan emosional istri. Jika seorang suami secara berulang kali menuduh istrinya berzinah tanpa bukti, sang istri boleh minta cerai. Hal ini karena tuduhan tersebut menciptakan lingkungan yang tidak aman dan merugikan bagi istri, …
-
Ibu Tidak Membagi Warisan, Malah Menggunakannya Sendiri | Buya Yahya Menjawab
Penting untuk memahami konteks situasi sebelum membuat asumsi tentang niat ibu tersebut. Ibu mungkin menggunakan waris untuk alasan yang sah, seperti melindungi anak-anaknya dari kesulitan keuangan. Jika ibu tidak membagi waris dengan benar, para pewaris sebaiknya mendekatinya dengan cara yang hormat dan pengertian. Mereka seharusnya berusaha menemukan solusi yang adil bagi semua pihak yang terlibat. …
-
Memilih Calon Pemimpin | Buya Yahya
Buya Yahya memberikan lima kriteria dalam memilih seorang pemimpin: Amanah: Pemimpin harus dapat dipercaya dan dapat diandalkan. Berilmu: Pemimpin harus memiliki pengetahuan dan kompetensi. Adil: Pemimpin harus adil dan bersikap adil. Peduli: Pemimpin harus peduli terhadap rakyat. Berwibawa: Pemimpin harus memiliki karisma dan kewibawaan. Buya Yahya juga memberikan lima tips dalam memilih seorang pemimpin: Telusuri …
-
Tahajud Atau Melayani Suami ❓Mana yang Utama ❓- Buya Yahya Menjawab
Tahajud dan melayani suami keduanya penting, tetapi penting untuk memprioritaskan dengan tepat. Jika suami pulang larut malam, tidak tepat untuk memintanya untuk shalat tahajud terlebih dahulu. Dia mungkin lelah dan hanya ingin menghabiskan waktu bersama Anda. Jika Anda bisa, yang terbaik adalah menggabungkan kedua kegiatan tersebut. Misalnya, Anda bisa shalat tahajud bersama-sama, atau Anda bisa …
-
Batasan Orang Tua Ikut Campur Rumah Tangga Anak – Buya Yahya Menjawab
Orang tua sebaiknya tidak ikut campur dalam urusan pernikahan anak-anak mereka. Hal ini karena bisa menyebabkan konflik dan perasaan tidak suka antara suami istri. Orang tua sebaiknya tidak menganggap bahwa anak-anak mereka berbohong kepada mereka. Jika mereka memiliki kekhawatiran, mereka sebaiknya berbicara langsung dengan anak-anak mereka dengan cara yang menghormati. Dan Istri sebaiknya jujur dengan …