Dalam Islam, seorang suami memiliki kewajiban untuk menyediakan kebutuhan dasar istrinya, termasuk makanan, pakaian, tempat tinggal, dan perawatan medis. Seorang suami memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah bagi istrinya, namun jika dia tidak mampu melakukannya, maka istrinya berhak untuk meminta cerai darinya. Seorang istri seharusnya tidak mengeluh tentang ketidakmampuan suaminya dalam memberikan nafkah, melainkan seharusnya fokus untuk mendukung dan membantu suaminya mencari pekerjaan sebagai bentuk cinta dan kasih sayangnya kepada suaminya, dan juga akan membantu suaminya merasa lebih percaya diri dan mampu. Namun, jika seorang istri memilih untuk bersabar dan bekerja untuk membantu suaminya, dia akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. (Artikel ini dibuat oleh admin, selengkapnya simak video Buya Yahya dibawah ini)
Pos Terkait
-
Ikut Suami Merantau atau Menjaga Anak❓- Buya Yahya Menjawab
Sebagai seorang istri pasti akan dilema dan sulit jika harus memilih antara anak atau suami, antara menjaga anak di rumah atau ikut suami yang pindah kerja. Jika istri ikut suami maka anak harus berpindah-pindah sekolah dan hal ini pasti akan mengganggu anak dalam proses belajarnya dan adaptasi dengan lingkungan barunya. Sebagai jawaban atas dilema yang …
-
Masih Mencaci Pemimpin ❓❗ Simak Nasehat Buya Yahya – Hikmah Buya Yahya
Masih Mencaci Pemimpin ❓❗ Simak Nasehat Buya Yahya - Hikmah Buya Yahya
-
Bedanya Ragu – ragu dan Was-was ? – Buya Yahya Menjawab
Bedanya Ragu - ragu dan Was-was ? - Buya Yahya Menjawab
-
Buya Yahya dan Putra-putra Beliau Menyambut Syekh Dr Muhammad Bin Ali Ba’athiyah di LPD Al Bahjah
Buya Yahya dan Putra-putra Beliau Menyambut Syekh Dr Muhammad Bin Ali Ba'athiyah di LPD Al Bahjah
-
RUMAH BARU ❓❗ BACA SURAT INI SAAT MASUK KE RUMAH – Buya Yahya
RUMAH BARU ❓❗ BACA SURAT INI SAAT MASUK KE RUMAH - Buya Yahya