Teguhlah dalam keyakinan dan praktik Anda, meskipun berbeda dengan kebanyakan orang. Hormati orang lain, meskipun mereka tidak setuju dengan Anda. Jangan terlibat dalam perdebatan atau argumen yang tidak ada gunanya. Bersabarlah dan gigihlah, dan akhirnya Anda akan dapat membuat perubahan. Simak selengkapnya penjelasan Buya Yahya dalam video dibawah ini :
Pos Terkait
-
Menerima Uang Dari Timses Tanpa Memilih Paslonnya, Bolehkah? | Buya Yahya Menjawab
Yang pertama dan utama bagi kita sebagai seorang Muslim adalah menjaga hati kita agar tidak terbeli. Kita seharusnya tidak dapat dibeli oleh apa pun, dan agama serta iman kita tidak boleh ditukar. Walaupun hadiah diberikan dengan tulus, itu masih bisa membuat kita merasa terbebani untuk memilih kandidat tersebut. Hal ini karena hati kita cenderung kepada …
-
Muslim Miskin Tapi Non-Muslim Kaya? Bagaimana Menanggapinya? | Buya Yahya Menjawab
Jangan menghormati orang berdasarkan kekayaan atau status mereka. Hormati seseorang berdasarkan karakter dan tindakan mereka, bukan berdasarkan kepemilikan materi mereka. Jangan biarkan kemiskinan membuatmu merasa rendah diri. Orang yang miskin pun bisa tetap kuat dan berwibawa. Jangan mudah terkesan dengan kekayaan. Kekayaan sejati berasal dari dalam hati. Berusaha untuk sukses, namun jangan biarkan kemiskinan membuatmu …
-
Kecewa Dengan Orang Lain, Bagaimana Cara Memaafkannya?
Akar penyebab kekecewaan terhadap orang lain adalah menetapkan harapan yang tidak realistis pada mereka. Ketika kita mengharapkan seseorang menjadi atau melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan atau keinginan mereka, kita sedang menyiapkan diri untuk kekecewaan. Kunci untuk menghindari kekecewaan adalah membatasi harapan kita pada orang lain. Kita sebaiknya fokus pada apa yang dapat kita kendalikan, yaitu …
-
Wudhu Tapi Tidak Tiga Kali Basuhan, Apakah Sah? | Buya Yahya Menjawab
Jumlah mencuci yang diperlukan untuk setiap bagian wudu adalah satu. Mencuci lebih dari sekali merupakan sunnah (disarankan), tetapi tidak diwajibkan. Jika Anda tidak yakin apakah telah mencuci bagian tubuh dengan cukup, Anda tidak perlu memulai dari awal. Cukup mencuci bagian tersebut lagi. Jika Anda menyadari bahwa Anda telah melewatkan bagian tubuh setelah selesai wudu, Anda …
-
Perbedaan Pendapat Kehalalan Pewarna Makanan dari Karmin – Buya Yahya Menjawab
Terdapat perbedaan pendapat di antara ulama Islam tentang kebolehan penggunaan karmin, pewarna makanan alami yang dibuat dari kumbang cochineal. Mazhab Shafi’i menganggap karmin sebagai najis, atau tidak suci, karena dibuat dari bangkai hewan. Mazhab Maliki menganggap karmin boleh digunakan jika kumbang cochineal dibunuh sebelum menjadi bangkai. Buya Yahya menyarankan umat Islam untuk berhati-hati dan menghindari …