
“Jika cinta sudah tidak lagi bertahta di hati, maka yang ada adalah benci.”

“Jika cinta sudah tidak lagi bertahta di hati, maka yang ada adalah benci.”

“Jika seorang hamba begitu berat melakukan kebaikan, bahkan di saat direncanakan dengan fasilitas yang cukup sekalipun tetap juga tidak terwujud, dan kemaksiatan selalu mengiringi langkahnya biarpun ia berusaha menjauh. Maka, sangat mungkin dia adalah hamba yang tidak dicintai oleh Allah.”

“Permohonan ampun yang sesungguhnya adalah permohonan yang disertai dengan kesadaran akan kesalahan dan penyesalan serta rasa takut akan murka Allah. Tanpa itu semua adalah kesalahan dalam memohon yang perlu disadari dan disesali.”

“Alangkah banyaknya dosa yang kita lakukan bersama hembusan nafas kita. Sudahkah kita sadari bahwasanya itu adalah dosa? Di saat kita menyadarinya, sudahkah kita bergegas memohon ampun kepada Allah dengan penuh penyesalan dan dibarengi dengan tetesan air mata kerinduan akan pengampunan-Nya?”

“Tanda ketulusan dalam persahabatan adalah saling mendoakan saat tidak saling bertemu. Sungguh dusta mereka yang menjalin persahabatan, tetapi tidak saling mendoakan di saat berpisah.”

“Menata hati agar senantiasa sadar akan kekurangan diri akan meredam luapan keinginan untuk melihat cela orang lain dengan mata meremehkan.”

Dokumentasi Maulid Akbar Nabi Muhammad “Satu Hati di Al-Bahjah 1443 H” | 03 Rabi’ul Awwal 1443 H/ 10 Oktober 2021 M
Kami ucapkan terimakasih kepada semua yang sudah ikut andil dalam mensukseskan acara ini. Baik membantu tenaga, pikiran, materi, dan doa. Semoga Allah membalas semuanya. Dan kami ucapkan terimakasih kepada para jama’ah yang telah mengikuti acara ini walaupun hanya melalui streaming di beberapa media kami. Semoga wabah ini segera hilang agar kita bisa berkumpul di majelis mulia lagi. Mohon maaf dan mohon do’a selalu.
Link Video Streaming Maulid Akbar Satu Hati di Al-Bahjah 1443 H
Sebar seluas-luasnya

“Allah Yang Maha Kasih akan selalu memberikan kepada setiap hamba-Nya jalan menuju kebaikan dan pintu surga. Hanya kadang seorang hamba tidak menyadarinya sehingga ia tinggalkan jalan tersebut dan ia biarkan pintu terbuka tanpa ia masuki.”

MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-81
“Ribuan kilo jarak yang kita tempuh dimulai dari selangkah yang pasti dan seseorang tidak akan sampai puncak kecuali telah dengan pasti menginjak kaki gunung. Untuk sampai kepada Allah harus kita mulai dengan kebaikan-kebaikan yang bisa kita lakukan sekecil apa pun, dengan pasti dan tanpa henti.”

MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-80
“Salah satu hal yang membuat anak menjadi lemah jiwa dan karakter sehingga kehilangan kepercayaan diri adalah perilaku orang tua yang biasa membandingkannya dengan saudaranya atau orang lain. Akan tetapi, bangun jiwa dan karakternya dengan meyakinkannya bahwa Allah sudah memberi kelebihan pada setiap orang yang tidak dimiliki orang lain.”