
“Neraka bagi wanita adalah pria yang tidak perhatian dan hambar dalam bercinta.” Inspirasi Cinta Buya Yahya Ke-31

“Neraka bagi wanita adalah pria yang tidak perhatian dan hambar dalam bercinta.” Inspirasi Cinta Buya Yahya Ke-31

“Rasa cinta telah menggapai ranting terlembut dalam kalbuku, hingga kurasakan diriku serba dirimu, suburkan bunga-bunga rindu di taman hatiku, hingga kuterpesona dalam keindahan yang tak terungkap oleh kata.” ( INSPIRASI CINTA BUYA YAHYA KE-29)

INSPIRASI CINTA BUYA YAHYA KE-28
“Cinta adalah keindahan yang memberikan kebahagiaan dengan sejuta rasa, melukis keindahan dengan sejuta warna, mendebarkan hati, menggetarkan jiwa, bangkitkan gairah, membawa angan melambung tinggi, terbang bersama angin surgawi.”

“Orang bisa mencintai tanpa syahwat dan bisa melampiaskan syahwat tanpa cinta. Banyak syahwat dilampiaskan atas nama cinta hingga banyak orang terjerumus dalam syahwat yang diberi nama cinta.” (INSPIRASI CINTA BUYA YAHYA KE-27)

“Cinta bukanlah syahwat dan syahwat bukanlah cinta. Ada kalanya cinta bertemu dengan syahwat. Jika syahwat bertemu dengan cinta dalam wadah syariat, itu adalah keindahan yang sesungguhnya.”

“Menyadari agungnya cinta. Namun, tidak mengerti bagaimana mencintai, tidak akan sampai kepada keindahan dan kebahagiaan bersama cinta.” (Inspirasi Cinta Buya Yahya Ke-25)

Kunci kebahagiaan adalah hadirnya cinta di dalam hati. Cinta adalah segala keindahan. Dan bersama hilangnya cinta, maka hilanglah keindahan. Dari cintalah mengalir kebahagiaan, dari cintalah akan hadir pengabdian, dari cintalah akan terlahir pengorbanan.

“Cinta adalah karunia dan kesempurnaan pada seseorang. Maka, yang tidak punya rasa cinta adalah cacat nuraninya.”

“Mencintai adalah menginginkan kebaikan untuk orang yang dicintai dan tidak rela jika keburukan menimpanya. Motivasi cinta adalah berprasangka baik, berharap baik, dan berbuat baik kepada orang yang akan dicintai. Karena dengan seperti itulah hadir dan suburnya cinta.”

“Jika cinta sudah tidak lagi bertahta di hati, maka yang ada adalah benci.”