Langsung ke konten
  • Streaming Radioqu
  • Galeri
  • Kontak Kami
Buya Yahya
  • Home
  • Profile
  • Agenda
  • Info Al-Bahjah
  • Artikel
    • Oase Iman
    • Mutiara Hikmah
    • Buya Yahya Menjawab
    • Risalah Buya
  • Audio
    • Oase Iman Audio
  • Video
    • Video Buya Yahya
  • Beranda
  • Mutiara Hikmah
  • Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-71

Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-71

Mutiara Hikmah·Juli 10, 2021

“Sabar bukan berarti tanpa usaha dan yang berusaha bukan berarti tidak sabar. Sabar di batin kita dan usaha di dhahir. Sabar tanpa usaha adalah putus asa.” (Mutiara Hikmah Buya Yahya ke- 72)

Bagikan ini Facebook Twitter Google+Buffer
Tag: #Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-71

Pos Terkait

  • Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-25

    “Hakikat kekayaan bukanlah di saat melimpahnya harta, akan tetapi di saat hati tidak menginginkannya dan menyambut karunia dengan penuh rasa syukur.Itulah kaya hati yang membebaskan si faqir sekalipun dari belenggu kemiskinan dan kekurangan.” (Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke-25)

  • PERMOHONAN AMPUN – MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-04

    “Permohonan ampun yang  sesungguhnya adalah permohonan yang disertai dengan kesadaran akan kesalahan dan penyesalan serta rasa takut akan murka Allah. Tanpa itu semua adalah kesalahan dalam memohon  yang perlu disadari dan disesali.”

  • KETULUSAN DALAM PERSAHABATAN- MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-02

    “Tanda ketulusan dalam persahabatan adalah saling mendoakan saat tidak saling bertemu. Sungguh dusta mereka yang menjalin persahabatan, tetapi tidak saling mendoakan di saat berpisah.”

  • MUTIARA  HIKMAH BUYA YAHYA KE 75

    MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 75

    “Jangan berprasangka buruk Kepada Allah SWT di saat memohon dan belum tampak terkabulkan. Mungkin Allah telah mengganti dengan hal lain yang lebih engkau perlukan atau Allah telah menyiapkan untukmu pengabulan di akhirat nanti.” [MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 75]

  • MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 72

    MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 72

    “Bercita-citalah yang mulia, jika terwujudnya cita-cita mulia tertunda, itu bukan berarti pahala kemuliaan tersebut tertunda.”, [ MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 72]  

Pos-pos Terbaru

  • QURBAN DI AL- BAHJAH
  • BACAAN MUROQI (BILAL) DAN DOA SHALAT TARAWIH SERTA NIAT BERPUASA RAMADHAN
  • MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-30
  • MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-29
  • MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-24

BULETIN

Pos-pos Terbaru

  • QURBAN DI AL- BAHJAH
  • BACAAN MUROQI (BILAL) DAN DOA SHALAT TARAWIH SERTA NIAT BERPUASA RAMADHAN
  • MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-30
@2012 Media Al-Bahjah
Supported by Sirup TJAMPOLAY