
Pos Terkait
-
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-25
“Hakikat kekayaan bukanlah di saat melimpahnya harta, akan tetapi di saat hati tidak menginginkannya dan menyambut karunia dengan penuh rasa syukur.Itulah kaya hati yang membebaskan si faqir sekalipun dari belenggu kemiskinan dan kekurangan.” (Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke-25)
-
MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 22
“Masa depan yang sesungguhnya adalah kebahagiaan kelak di akhirat. Sungguh beruntung orang tua yang menyadari masa depan anaknya yang sesungguhnya. Akan tetapi, alangkah banyaknya orang tua yang hanya berpikir untuk kehidupan anaknya saat di dunia dan lalai akan bekalnya di akhirat. Mari kita tanya diri kita sendiri, di mana anak kita sekolah? Dengan siapa mereka …
-
TERTIPU DENGAN IBADAH [MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE-14]
[Mutiara Hikmah Buya Yahya Ke-14] © 1443H Buya Yahya “Saat engkau berpikir untuk meningkatkan ibadah, itu adalah kemajuan. Setelah itu, akan menjadi kemunduran jika engkau tidak berpikir bagaimana mengurangi kemaksiatan. Alangkah banyaknya orang yang yang tertipu dengan ibadahnya sehingga ia lalai akan segala dosanya.” #Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya_Ke_14 ================== Ayo ajak sanak keluarga, teman dan sahabat untuk bergabung …
-
Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-11
[Mutiara Hikmah Buya Yahya ke-11] “Yang berbangga dengan dunia, ia akan lelah menjadi budaknya. Pada akhirnya harus meninggalkannya. Mobil mewah, rumah megah hanya cerita singkat dan tidak bisa dinikmati lagi. Berbanggalah dengan akhirat! Jadikan dunia ini ladang amal untuk akhirat!”
-
MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 10
MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 10 “Hanya kebodohanlah yang menjadikan seseorang itu sombong. Bermula dari air mani yang hina dan akhirnya menjadi bangkai yang busuk. Di saat hidup pun kemana-mana dia membawa sesuatu yang busuk yang harus dibuang dengan kondisi busuk. Keringat pun mengucur sangat menjijikkan. Yang biasa dengan baju bermerek pun akhirnya harus mengenakan …