Sebagai seorang istri pasti akan dilema dan sulit jika harus memilih antara anak atau suami, antara menjaga anak di rumah atau ikut suami yang pindah kerja. Jika istri ikut suami maka anak harus berpindah-pindah sekolah dan hal ini pasti akan mengganggu anak dalam proses belajarnya dan adaptasi dengan lingkungan barunya. Sebagai jawaban atas dilema yang dirasakan sang istri, Buya Yahya memberikan win-win solution untuk masalah ini yaitu, seorang istri harus bisa hidup indah bersama suaminya yang berpindah-pindah pekerjaan namun tidak melalaikan pendidikan sang anak yaitu dengan menyekolahkan anak ke pondok pesantren maka hal ini tidak akan menganggu pendidikan sang anak yang harus ikut keluarganya berpindah-pindah kota. Untuk selengkapnya silahkan bisa simak video Buya Yahya berikut ini :
Pos Terkait
-
Mushaf di Rumah Anda Sudah Usang? Lakukanlah Hal Ini | Buya Yahya Menjawab
Penting untuk menghormati Kalam Allah, bahkan jika tertera pada mushaf yang sudah tua. Di masa lalu, mushaf yang sudah tidak dalam kondisi baik dibakar untuk mencegah penyebaran versi Quran yang tidak akurat atau bertentangan. Jika mushaf yang sudah tua tidak dapat dibaca lagi, sebaiknya dibakar dengan cara yang terhormat. Jika pembakaran tidak mungkin dilakukan, mushaf …
-
Suami Selalu Gagal Usaha dan Pengangguran | Buya Yahya Menjawab
Dalam Islam, seorang suami memiliki kewajiban untuk menyediakan kebutuhan dasar istrinya, termasuk makanan, pakaian, tempat tinggal, dan perawatan medis. Seorang suami memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah bagi istrinya, namun jika dia tidak mampu melakukannya, maka istrinya berhak untuk meminta cerai darinya. Seorang istri seharusnya tidak mengeluh tentang ketidakmampuan suaminya dalam memberikan nafkah, melainkan seharusnya fokus …
-
Issue Teroris di Palestina, Haruskah kita Tetap Membantu Palestina? – Buya Yahya Menjawab
Ada jamaah yang bertanya kepada Buya Yahya tentang pendapat Buya Yahya, apakah kita tetap harus membantu palestina dengan berdonasi karena diisukan bahwa donasi kita akan sampai kepada hamas, sedangkan hamas adalah teroris menurut negara barat. Beginilah kurang lebih jawaban dari Buya Yahya : Kita seharusnya fokus pada membantu rakyat Palestina, tanpa memandang afiliasi politik mereka. …
-
Suami Berkata “Cerai, Cerai, Cerai” Apakah Jatuh Talak? | Buya Yahya Menjawab
Seorang istri bertanya kepada Buya Yahya apakah pernyataan suaminya “talak, talak, talak” (perceraian, perceraian, perceraian) sebelum mereka menikah dianggap sebagai perceraian. Buya Yahya menjelaskan bahwa pernyataan tersebut tidak dianggap sebagai perceraian karena tidak diucapkan dalam bentuk yang jelas dan langsung seperti “Aku menceraikanmu.”. Buya lebih lanjut menjelaskan bahwa perceraian harus diucapkan dalam bentuk “Aku menceraikanmu” …
-
KISAH NYATA : Hancurnya Rumah Tangga karena Kebodohan Wanita – Hikmah Buya Yahya
Wanita dalam cerita ini awalnya bahagia dalam pernikahannya, tetapi dia merasa bersalah tentang hubungan masa lalunya. Dia merasa bahwa dia tidak pantas mendapatkan cinta suaminya, dan dia ingin jujur dengannya tentang masa lalunya. Ketika suami mengetahui tentang masa lalu istrinya, dia awalnya terkejut dan kecewa. Dia merasa dikhianati, dan dia mempertanyakan cinta istrinya padanya. Suami …