Yakin Sudah Mengamalkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar ? Simak Nasehat Buya Yahya – Hikmah Buya Yahya
Selengkapnya klik disini
Pos Terkait
-
Dilema Hidup Bareng tapi Beda Aqidah – Buya Yahya Menjawab
Teguhlah dalam keyakinan dan praktik Anda, meskipun berbeda dengan kebanyakan orang. Hormati orang lain, meskipun mereka tidak setuju dengan Anda. Jangan terlibat dalam perdebatan atau argumen yang tidak ada gunanya. Bersabarlah dan gigihlah, dan akhirnya Anda akan dapat membuat perubahan. Simak selengkapnya penjelasan Buya Yahya dalam video dibawah ini :
-
Ibu Tidak Membagi Warisan, Malah Menggunakannya Sendiri | Buya Yahya Menjawab
Penting untuk memahami konteks situasi sebelum membuat asumsi tentang niat ibu tersebut. Ibu mungkin menggunakan waris untuk alasan yang sah, seperti melindungi anak-anaknya dari kesulitan keuangan. Jika ibu tidak membagi waris dengan benar, para pewaris sebaiknya mendekatinya dengan cara yang hormat dan pengertian. Mereka seharusnya berusaha menemukan solusi yang adil bagi semua pihak yang terlibat. …
-
Perbedaan Pendapat Kehalalan Pewarna Makanan dari Karmin – Buya Yahya Menjawab
Terdapat perbedaan pendapat di antara ulama Islam tentang kebolehan penggunaan karmin, pewarna makanan alami yang dibuat dari kumbang cochineal. Mazhab Shafi’i menganggap karmin sebagai najis, atau tidak suci, karena dibuat dari bangkai hewan. Mazhab Maliki menganggap karmin boleh digunakan jika kumbang cochineal dibunuh sebelum menjadi bangkai. Buya Yahya menyarankan umat Islam untuk berhati-hati dan menghindari …
-
Bisakah Test DNA untuk Bukti Garis Keturunan (Nasab)? – Buya Yahya Menjawab
Dalam masyarakat modern, teknologi DNA telah menjadi alat yang sangat berguna dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk untuk menentukan hubungan keluarga, memecahkan kasus kejahatan, dan lain-lain. Namun, dalam konteks Islam, penting untuk memahami perbedaan antara DNA dan nasab serta menghindari mengaitkan keduanya. Artikel ini akan menjelaskan mengapa nasab dalam Islam tidak boleh dihubungkan dengan urusan DNA …
-
SEJARAH REBO WEKASAN DI BULAN SAFAR DALAM ISLAM – BUYA YAHYA
RABU WEKASAN – Tidak ada instruksi khusus dari Nabi Muhammad (saw) tentang praktik Rebo Wekasan. Praktik ini didasarkan pada kisah seorang pria saleh yang menerima wahyu bahwa sebuah bencana akan menimpa dunia pada hari Rabu terakhir bulan Safar. Pria tersebut menyarankan orang-orang untuk berdoa dan bersedekah untuk menghindari bencana tersebut. Beberapa ulama berpendapat bahwa praktik …