Warning: Undefined array key "WP_Widget_Recent_Comments" in /home/yogaforb/buyayahya.org/wp-content/themes/landingpress-wp/inc/frontend.php on line 831 Disuruh Bercerai Oleh Orang Tua, Harus Bagaimana? – Buya Yahya Menjawab – Buya YahyaLangsung ke konten
Orangtua seharusnya tidak mengabaikan pendidikan agama anak-anak, meskipun mereka sendiri sangat taat beragama. Anak-anak yang tidak diajari Islam dengan baik bisa berakhir di neraka. Orangtua juga perlu berusaha meningkatkan pemahaman agama mereka sendiri agar dapat membantu anak-anak dan menyelamatkan diri sendiri dari neraka. Contoh konkret: Pada contoh pertama, orangtua yang taat beragama namun lalai, tidak …
Mimpi adalah mimpi, bukan kenyataan. Mimpi adalah sesuatu yang terjadi di alam bawah sadar dan tidak selalu mencerminkan kenyataan. Mimpi baik adalah kabar gembira dari Allah. Mimpi baik dapat menjadi motivasi bagi kita untuk berbuat baik dan jangan biasakan menceritakan mimpi kepada orang. Lalu apakah ada tafsirnya jika bermipi ketemu orang tua yang sudah meninggal? …
Dalam Islam, seorang suami memiliki kewajiban untuk menyediakan kebutuhan dasar istrinya, termasuk makanan, pakaian, tempat tinggal, dan perawatan medis. Seorang suami memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah bagi istrinya, namun jika dia tidak mampu melakukannya, maka istrinya berhak untuk meminta cerai darinya. Seorang istri seharusnya tidak mengeluh tentang ketidakmampuan suaminya dalam memberikan nafkah, melainkan seharusnya fokus …
Melihat orang lain dalam penderitaan seharusnya membuat kita merasa sedih dan ingin membantu. Iman yang sejati ditandai dengan kasih sayang kepada sesama. Orang Palestina menderita, tetapi penderitaan mereka akan mendapat pahala dari Allah. Kita tidak boleh hanya menonton berita dan tidak merasa apa-apa. Kita seharusnya berdoa untuk orang Palestina. Doa kita harus tulus. Berdoa untuk …
Seorang istri bertanya kepada Buya Yahya apakah pernyataan suaminya “talak, talak, talak” (perceraian, perceraian, perceraian) sebelum mereka menikah dianggap sebagai perceraian. Buya Yahya menjelaskan bahwa pernyataan tersebut tidak dianggap sebagai perceraian karena tidak diucapkan dalam bentuk yang jelas dan langsung seperti “Aku menceraikanmu.”. Buya lebih lanjut menjelaskan bahwa perceraian harus diucapkan dalam bentuk “Aku menceraikanmu” …