Sebagai seorang istri pasti akan dilema dan sulit jika harus memilih antara anak atau suami, antara menjaga anak di rumah atau ikut suami yang pindah kerja. Jika istri ikut suami maka anak harus berpindah-pindah sekolah dan hal ini pasti akan mengganggu anak dalam proses belajarnya dan adaptasi dengan lingkungan barunya. Sebagai jawaban atas dilema yang dirasakan sang istri, Buya Yahya memberikan win-win solution untuk masalah ini yaitu, seorang istri harus bisa hidup indah bersama suaminya yang berpindah-pindah pekerjaan namun tidak melalaikan pendidikan sang anak yaitu dengan menyekolahkan anak ke pondok pesantren maka hal ini tidak akan menganggu pendidikan sang anak yang harus ikut keluarganya berpindah-pindah kota. Untuk selengkapnya silahkan bisa simak video Buya Yahya berikut ini :
Pos Terkait
-
Muslim Miskin Tapi Non-Muslim Kaya? Bagaimana Menanggapinya? | Buya Yahya Menjawab
Jangan menghormati orang berdasarkan kekayaan atau status mereka. Hormati seseorang berdasarkan karakter dan tindakan mereka, bukan berdasarkan kepemilikan materi mereka. Jangan biarkan kemiskinan membuatmu merasa rendah diri. Orang yang miskin pun bisa tetap kuat dan berwibawa. Jangan mudah terkesan dengan kekayaan. Kekayaan sejati berasal dari dalam hati. Berusaha untuk sukses, namun jangan biarkan kemiskinan membuatmu …
-
Issue Teroris di Palestina, Haruskah kita Tetap Membantu Palestina? – Buya Yahya Menjawab
Ada jamaah yang bertanya kepada Buya Yahya tentang pendapat Buya Yahya, apakah kita tetap harus membantu palestina dengan berdonasi karena diisukan bahwa donasi kita akan sampai kepada hamas, sedangkan hamas adalah teroris menurut negara barat. Beginilah kurang lebih jawaban dari Buya Yahya : Kita seharusnya fokus pada membantu rakyat Palestina, tanpa memandang afiliasi politik mereka. …
-
Suami Berkata “Cerai, Cerai, Cerai” Apakah Jatuh Talak? | Buya Yahya Menjawab
Seorang istri bertanya kepada Buya Yahya apakah pernyataan suaminya “talak, talak, talak” (perceraian, perceraian, perceraian) sebelum mereka menikah dianggap sebagai perceraian. Buya Yahya menjelaskan bahwa pernyataan tersebut tidak dianggap sebagai perceraian karena tidak diucapkan dalam bentuk yang jelas dan langsung seperti “Aku menceraikanmu.”. Buya lebih lanjut menjelaskan bahwa perceraian harus diucapkan dalam bentuk “Aku menceraikanmu” …
-
Nasehat Pernikahan Buya Yahya untuk Putri Tercinta
Pernikahan adalah ibadah yang mulia dan sakral. Maka, kita harus menjaganya dengan baik. Suami dan istri harus saling menghormati dan menghargai. Saling menghormati adalah pondasi dasar dalam rumah tangga. Suami dan istri harus saling mengasihi dan menyayangi. Cinta dan kasih sayang adalah kunci kebahagiaan dalam rumah tangga. Suami dan istri harus saling membantu dan menolong. …
-
Hukum Memanfaatkan Tanah Milik Pemerintah | Buya Yahya Menjawab
Bagaimanakah hukum memanfaatkan tanah milik pemerintah? Begini kurang lebih jawaban Buya Yahya : Tanah milik pemerintah adalah milik bersama masyarakat. Memanfaatkan tanah milik pemerintah harus dengan izin dari pemerintah. Izin dari pemerintah diperlukan untuk menghindari pertikaian atau permusuhan. Izin dari pemerintah dapat berupa izin tertulis atau lisan. Izin dari pemerintah bersifat sementara selagi wilayah tersebut …