Rumah tangga yang utuh dan bahagia adalah keinginan setiap orang. Namun ada beberapa kesalahan yang mungkin tidak disadari telah membuat pintu kehancuran rumah tangga. Salah satunya adalah jika seorang suami atau istri sudah tidak dapat lagi menjaga matanya dari keharaman. Simak selengkapnya disini
Pos Terkait
-
Ulama Mendeklarasikan Capres Pilihannya, Bagaimana dengan Buya ? | Buya Yahya Menjawab
Di tahun politik ini, sudah banyak ulama yang mendeklarasikan calon presiden pilihannya. Beginilah nasehat Buya Yahya, “Ulama bisa menyatakan dukungan untuk seorang kandidat presiden, tetapi mereka harus melakukannya dengan hormat. Ulama sebaiknya menghindari hinaan caci-maki atau bentuk serangan pribadi terhadap kandidat lain. Ulama seharusnya fokus pada kualitas positif dari kandidat pilihannya.” Untuk selengkapnya simak video …
-
Bolehkah Menonton Video Porno Sendiri Sebelum Bercinta? | Buya Yahya Menjawab
Menonton pornografi dapat menyebabkan penurunan hasrat seksual terhadap pasangan. Hal ini karena pornografi dapat menciptakan harapan yang tidak realistis tentang apa yang dianggap menarik secara seksual. Penting untuk menjaga mata agar tetap bersih untuk mempertahankan hasrat seksual yang sehat. Ini berarti menghindari melihat pornografi atau materi seksual eksplisit lainnya. Juga penting untuk mempertimbangkan perasaan pasangan …
-
Suami Selalu Gagal Usaha dan Pengangguran | Buya Yahya Menjawab
Dalam Islam, seorang suami memiliki kewajiban untuk menyediakan kebutuhan dasar istrinya, termasuk makanan, pakaian, tempat tinggal, dan perawatan medis. Seorang suami memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah bagi istrinya, namun jika dia tidak mampu melakukannya, maka istrinya berhak untuk meminta cerai darinya. Seorang istri seharusnya tidak mengeluh tentang ketidakmampuan suaminya dalam memberikan nafkah, melainkan seharusnya fokus …
-
PENTING ❗❗Perbaiki Akhlakmu Sebelum Belajar Ilmu – Hikmah Buya Yahya
Penting untuk meningkatkan karakter seseorang sebelum mencari ilmu. Langkah pertama dalam meningkatkan karakter seseorang adalah memperbaiki niat. Seseorang seharusnya hanya mencari pengetahuan karena Allah, bukan untuk keuntungan pribadi atau pengakuan. Seseorang juga seharusnya rendah hati dan menghormati guru-guru dan orang lain ketika mencari ilmu. Ingatlah bahwa tujuan mencari ilmu pengetahuan adalah menjadi pribadi yang lebih …
-
Bisakah Test DNA untuk Bukti Garis Keturunan (Nasab)? – Buya Yahya Menjawab
Dalam masyarakat modern, teknologi DNA telah menjadi alat yang sangat berguna dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk untuk menentukan hubungan keluarga, memecahkan kasus kejahatan, dan lain-lain. Namun, dalam konteks Islam, penting untuk memahami perbedaan antara DNA dan nasab serta menghindari mengaitkan keduanya. Artikel ini akan menjelaskan mengapa nasab dalam Islam tidak boleh dihubungkan dengan urusan DNA …