“Rasa cinta telah menggapai ranting terlembut dalam kalbuku, hingga kurasakan diriku serba dirimu, suburkan bunga-bunga rindu di taman hatiku, hingga kuterpesona dalam keindahan yang tak terungkap oleh kata.” ( INSPIRASI CINTA BUYA YAHYA KE-29)
“Orang bisa mencintai tanpa syahwat dan bisa melampiaskan syahwat tanpa cinta. Banyak syahwat dilampiaskan atas nama cinta hingga banyak orang terjerumus dalam syahwat yang diberi nama cinta.” (INSPIRASI CINTA BUYA YAHYA KE-27)
“Cinta bukanlah syahwat dan syahwat bukanlah cinta. Ada kalanya cinta bertemu dengan syahwat. Jika syahwat bertemu dengan cinta dalam wadah syariat, itu adalah keindahan yang sesungguhnya.”
“Mencintai adalah menginginkan kebaikan untuk orang yang dicintai dan tidak rela jika keburukan menimpanya. Motivasi cinta adalah berprasangka baik, berharap baik, dan berbuat baik kepada orang yang akan dicintai. Karena dengan seperti itulah hadir dan suburnya cinta.”
“Baginda Nabi Saw adalah guru cinta. Banyak riwayat tentang cinta Jika Allah Swt memilih hamba-Nya akan diberikan di hatinya cinta karena-Nya.”, [INSPIRASI CINTA BUYA YAHYA KE-18]